Baca: Komik Imadoki Bahasa Indonesia

She knelt down. An old kakek (grandfather) feeding pigeons stared at her like she was crazy.

Hujan gerimis sore itu membuat jalanan di kawasan Senen basah dan berkilau. Di dalam sebuah toko buku bekas yang remang-remang, Dinda menyusuri rak-rak penuh debu. Jarinya menelusuri punggung-punggung buku lama, komik lawas, dan majalah terbitan dua dekade lalu. Baca Komik Imadoki Bahasa Indonesia